Berita

Selamat Hari Pahlawan

Penulis : Prof. Dr. H. Muhibin, M.Ag., 10 November 2017, 09:35:40

Setiap tanggal 10 Nopember, kita selalu memperingati hari pahlawan, karena memang  sebagai bangsa yang tahu diri dan tahu berterima kasih kepada para pendahulunya yang telah berjasa.  Namun demikian bagi generasi muda terkadang sama sekali tidak tahu apa manfaat  memperingati hari pahlawan tersebut sehingga mereka terkadang tidak menganggap penting. Apalagi  saat selesai reformasi yang  sama sekali tidak dipersiapkan dengan baik, secara umum semua peringatan dan segala macam  upacara seolah diberangus dan ditinggalkan.

Tentu kondisi tersebut sangat memperihatinkan, karena  seharusnya reformasi itu hanya untuk memperbaiki  hal-hal yang tidak baik sehingga kondisinya akan menjadi semakin membaik.  Itulah kesalahan kita  yang melakukan sesuatu tanpa dipersiapkan segala sesuatunya sehingga salah kaprah, apalagi  kemudian  tidak ada pembinaan yang memadahi kepada generasi muda.  Akibatnya kita merasakan betapa  kemudian kebebasan yang tanpa batas  melanda  kita dan kondisinya semakin parah ketimbang sebelum refomasi.

Lalu apakah kita menyesalinya? Bukan seperti itu, karena reformasi telah kita  putuskan bersama dan telah kita jalani, namun ada yang memang harus dibenahi dan perbaiki sehubungan dengan hal-hal baik yang sudah terlanjur ditinggalkan.  Salah satunya ialah kegiatan  memperingati hari-hari nasional yang sudah terbiasa  dijalankan sejak zaman yang lalu.  Banyak manfaat yang dapat dipetik dalam peringatan-peringatan tersebut, karena pada hakekatnya peringatan tersebut untuk mengenang dan sekaligus  memetik pelajaran yang terbaik darinya.

Bahkan  peringatan hari pendidikan nasional saja  sudah dilupakan oleh dunia pendidikan sendiri, ini kan menyedihkan.  Untuk itu  saat ini kita harus berusaha mengembalikannya karena itu termasuk salah satu yang baik yang harus dipertahankan, bukan dihilangkan.  Demikian juga dengan peringatan lainnya  seperti peringatan hari Kartini yang juga sudah mulai ditinggalkan.  Beruntung  saat ini peringatan tersebut sudah mulai digeliatkan kembali, karena  kesadaran untuk melakukan kebajikan yang pernah ada dan pernah kita laksanakan dengan rutin.

Kepentingan peringatan, terutama pada hari pahlawan ini antara lain ialah memberikan kesadaran kepada generasi muda kita agar  dapat mengetahui sepak terjang para pahlawan kita terdahulu, dan kemudian  menyadarinya sedemikian rupa yang pada akhirnya akan melahirkan sikap  simpati dan penghargaan kep[ada mereka.  Tidak hanya itu, kita juga berharap bahwa dengan memahami perjuangan para pahlawan tersebut, para generasi muda kita akan mencontoh mereka, khususnya dalam hal ketulusan dan kemauan mereka untuk berkorban demi kepentingan banyak orang, negara dan bangsa.

Saat ini generasi muda kita terlihat lebih cenderung ingin hidup enak tanpa harus bekerja keras, sering bermimpi  dan berangan-angan yang tidak pada tempatnya.  Karena itu kita wajib meluruskan mereka dengan mendidik kearah yang baik dan kesadaran yang mampu mengubah orientasi mereka. Kita sangat perihatin dengan kondisi generasi muda kita yang  tidak menyadari masa depannya sendiri. Hal tersebut dapat dilihat dari sikap dan perbuatan mereka yang suka tawuran, tidak giat dalam belajar serta berakhlak yang tidak baik, bergaul dengan  mereka yang tidak baik perangainya dan lainnya.

Barangkali kita perlu lebih mengintensifkan pelajaran sejarah, khususnya  para pahlawan kita dengan cara yang terbaik, sehingga diharapkan mereka akan mampu mengetahui dan sekaligus meneladani sikap baik dan bijak mereka.  Persoalan ketulusan dalam berbuat serta keinginan untuk saling membantu di kalangan generasi muda kita rupanya sudah agak luntur dan perlu segera direparasi sedemikian rupa agar kembali kepada jalur yang benar.

Dengan  mengetahui sejarah perjuangan para pahlawan pada zaman sebelum kemerdekaan dan setelahnya, kita akan mendapatkan betapa  mereka  sungguh sungguh  tulus dalam melakukan semuanya.  Sama sekali tidak terbayang dipikiran mereka untuk mendapatkan imbalan materi, melainkan hanya  keinginan untuk memerdekakan bangsanya dan mendapatkan  keridlaan Tuhan.  Bahkan  ketulusan tersebut sampai kalau harus merelakan nyawa menjadi taruhannya dan harta benda yang dimiliki juga ikut disumbangkan untuk tujuan tersebut.

Sungguh sangat mulia hati mereka, sehingga kita memang patut untuk menjadikan mereka sebagai teladan dalam seluruh kehidupan kita. Kalaupun saat ini sebagian dari mereka diberikan penghargaan  secara formal menjadi pahlawan nasional, itu bukan niat dan tujuan mereka, karena  mereka juga sudah meninggal dunia.  Itu semua semata-mata hanya untuk memberikan  pengertian kepada kita semua bahwa kita perlu pahlawan yang akan dijadikan sebagai teladan bagi seluruh rakyat, terutama para generasi muda.

Dengan demikian pada saat kita memperingati haru pahlawan, sebaiknya memang lebih ditekankan  untuk mencontoh dan mengetahui sejarah mereka terlepas dari kekurangan yang pernah ada pada mereka.  Keteladanan para pahlawan sudah barang tentu dalam aspek ketulusan mereka dan keinginan untuk menyenangkan pihak lain, terutama anak anak bangsa.  Bagaimana mereka berkeinginan agar Indonesia merdeka, itu berarti mereka menginginkan agar rakyat secara keseluruhan dapat merdeka dan mengatur serta menentukan nasibnya sendiri, bukan diatur dan ditentukan oleh penjajah.

Demikian juga para pahlawan yang mempertahankan kemerdekaan sangat kental dengan sikap tulus mereka yang dengan senang hati membela dan berani berperang serta  nyawa menjadi taruhannya saat ada ancaman dari kembalinya penjajah di bumi pertiwi.  Dengan begitu semangat mereka juga sama dengan semangat saat merebut kemerdekaan, dan sama sekali mereka tidak terbersit untuk mendapatkan keuntungan secara pribadi, termasuk diantaranya ialah penghargaan.

Nah, sikap keteladanan tersebutlah yang ingin kita wariskan kepada generasi muda kita agar mereka  dapat berbuat dengan tulus demi kejayaan negara dan bangsanya.  Ini menjadi sangat penting pada saat seperti sekarang ini, dimana  mayoritas anak bangsa ini selalu saja mengaitkan pekerjaan dan perbuatannya dengan sebuah harapan  pendek, yakni keuntungan pribadi, termasuk di dalamnya keinginan untuk mendapatkan penghargaan dan terutama mendapatkan keuntungan yang bersifat materi.  Tentu  itu semua sangat membebani pikiran kita pada saat kita ingin menjadi bangsa yang maju.

Bahkan kiranya juga perlu untuk mengajak generasi muda kita berziarah ke makam pahlawan, untuk disamping mendoakan kepada mereka, juga sekaligus memberikan keteladanan  kepada generasi muda tersebut tentang semua kebajikan yang mereka berikan secara tulus untuk bangsa dan negaranya.  Kita memang harus menyatakan kebanggaan kepada para pahlawan kita, terlepas dari  kemungkinan adanya kelemahan mereka, tetapi jasa-jasa merekalah yang harus kita angkat dan kedepankan.

Dengan memperingati hari pahlawan tersebut kita benar-benar berharap agar nilai- nilai kepahlawanan dan spirit mereka akan dapat menyambung serta memberikan inspirasi baru bagi kita untuk  membangun serta melestarikan nilai-nilai kebajikan yang  diwariskan mereka.  Membangun memang sudah menjadi tuntutan semua orang, akan tetapi jiika tidak diikuti oleh sikap bijak kita, terkadang harus dengan mengorbankan sesuatu yang baik, padahal kita tetap harus mempertahankannya disamping selalu berinovasi untuk kemajuan lainnya.

Sekali lagi selamat hari pahlawan, semoga kita memang benar-benar mampu menjadikan mereka sebagai inspirasi bagi kita untuk bangkit  dan melakukan hal terbaik bagi diri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.  Jangan sampai kita melupakan jasa  mereka dan  seolah kita hidup sendiri tanpa ada wasilah mereka yang sudah menghadap Tuhan. Mari doakan mereka agar mendapatkan ganjaran dan balasan yang terbaik dari Tuhan.  Amin.

KOMENTAR
Nama
Website
Email
Komentar
 
Berita Lainnya

Mutiara Hikmah

Q.S. Yusuf (87)

“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan orang-orang yang kufur (terhadap karunia Allah).”


Lihat Berdasarkan Kategori

    Sistem Informasi Akademik (SIA) Sistem Informasi Remunerasi (SIREMUN) Tracer Study PBB LPPM Perencanaan IAIN Walisongo Unit Lelang & Pengadaan IsDB Walisongo Pascasarjana IAIN Walisongo Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru Digilib IAIN Walisongo Katalog Perpustakaan IAIN Walisongo Electronic Journal